bak pasir

 
Filed under

bahasaindonesia

 

Kompilasi beberapa situs web berbahasa Indonesia yang bertopik resep masakan

Sekali lagi kearifan khalayak terbukti sangat menolong. Berikut adalah kompilasi dari respons teman-teman menjawab pertanyaan di twitter dan facebook tentang situs web atau blog berbahasa Indonesia yang memuat resep masakan:

  1. Resep Keluarga Nugraha
  2. Bank Resep Keluarga Jatmiko
  3. Natural Cooking Club
  4. Sendok Garpu
  5. Gizi dan Kuliner by Budi
  6. Warung Hamburg
  7. Keseharian - Resep Dapur Kami
  8. Dapur Mara
  9. Aneka Resep Masakan
  10. Kedai Hamburg (bahasa Inggris)

Semuanya tautan bisa diakses dan sekilas tampak cukup menarik. Mungkin lain kali akan diulas kualitas isi masing-masing situs.

Loading mentions Retweet
Filed under  //   bahasa Indonesia   masakan  

Comments [0]

Istilah pakaian atau seragam resmi di Indonesia

Beberapa istilah pakaian atau seragam resmi Indonesia
  • PSL (Pakaian Sipil Lengkap) = complete civil uniform, FDU (Full Dress Uniform), civilian attire. Pria diharapkan mengenakan jas gelap.  Warna dan bahan celana harus sama dengan jasnya. Mengenakan dasi. Bisa diterjemahkan menjadi formal attire.
  • PDU I. Ini istilah untuk kalangan militer, artinya Pakaian Dinas Upacara.
  • PSH artinya Pakaian Sipil Harian.  Pria pakai safari atau kemeja lengan panjang berdasi
  • PSR artinya Pakaian Sipil Resmi. Pria pakai jas dan celana dengan warna yang sama yaitu warna gelap dilengkapi dasi. Kemeja putih.
  • PSDL artinya Pakaian Sipil Dinas Hitam. Pria mengenakan jas dan celana hitam, kemeja putih, dasi kupu-kupu hitam. Sepatu, kaos kaki, dan ikat pinggang hitam
  • PSN artinya Pakaian Sipil Nasional. Pria mengenakan jas dan celana dilengkapi hiasan sarung yang melilit di pinggang dan menutupi setengah paha. Warna jas dan celana harus sama.

Untuk bahasa Inggris, bisa dilihat di sini.

Loading mentions Retweet
Filed under  //   bahasa Indonesia  

Comments [0]

Salindra, kereta luncur, dan lain-lain

Beberapa rangkuman dari milis Bahtera yang terlewatkan
  • salindra = slide
  • kereta luncur = roller coaster
  • keterbakatan = aptitude
  • alat utama sistem pertahanan (alutsista) = main equipment of arsenal system
  • pengumandahan = penahanan terhadap pihak lain, penugasan, diperbantukan
  • dewasa awal, dewasa = young adult (18-40)
  • paruh baya = middle age
  • silviculture = silvikultura
  • landfill = urukan/timbunan tanah, TPA (tempat pembuangan akhir)
  • urban storm-water runoff = saluran pembuangan air perkotaan yang ujungnya di kawasan muara
  • runoff = limpasan
  • team = tim, regu
  • group = grup, kelompok
  • RSVP (Repondez S'il Vous Plait) = please reply = mohon jawaban
  • turnkey = siap pakai, terima jadi
  • improbable = hampir mustahil
  • coverall = baju monyet, werkpak, keteplak
  • accident at the same level
  • emerging countries = negara industri baru
  • NSS (Nomor Statistik Sekolah)
  • NIS (Nomor Induk Sekolah/Siswa)
  • issued ordinary = saham biasa yang diterbitkan
  • paid-up ordinary = saham biasa yang disetor (terbayar penuh/lunas)
  • mugfuzzle
  • lahan tidur = unused land, fallow land

Loading mentions Retweet
Filed under  //   bahasa Indonesia  

Comments [0]

Sinonim, antonim, homonim, homofon, homograf, polisemi, hipernim, dan hiponim

Sinonim adalah suatu kata yang memiliki bentuk yang berbeda namun memiliki arti atau pengertian yang sama atau mirip. Sinomin bisa disebut juga dengan persamaan kata atau padanan kata. Contoh:

  • binatang = fauna
  • bohong = dusta
  • haus = dahaga
  • pakaian = baju
  • bertemu = berjumpa

Antonim adalah suatu kata yang artinya berlawanan satu sama lain. Antonim disebut juga dengan lawan kata. Contoh:

  • keras x lembek
  • naik x turun
  • kaya x miskin
  • surga x neraka
  • laki-laki x perempuan
  • atas x bawah

Homonim adalah suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama. Jika lafalnya sama disebut homograf, namun jika yang sama adalah ejaannya maka disebut homofon. Contoh:

  • Amplop (homofon)
    • Untuk mengirim surat untuk bapak presiden kita harus menggunakan amplop (amplop = amplop surat biasa)
    • Agar bisa diterima menjadi pns ia memberi amplop kepada para pejabat (amplop = sogokan atau uang pelicin)
  • Bisa (homofon)
    • Bu kadir bisa memainkan gitar dengan kakinya (bisa = mampu)
    • Bisa ular itu ditampung ke dalam bejana untuk diteliti (bisa = racun)
  • Masa dengan Massa (homograf)
    • Guci itu adalah peninggalan masa kerajaan kutai (masa = waktu)
    • Kasus tabrakan yang menghebohkan itu dimuat di media massa (massa = masyarakat umum)

Polisemi adalah kata-kata yang memiliki makna atau arti lebih dari satu karena adanya banyak komponen konsep dalam pemaknaan suatu kata. Satu kata seperti kata "kepala" dapat diartikan bermacam-macam walaupun arti utama kepala adalah bagian tubuh manusia yang ada di atas leher. Contoh:

  • Guru yang dulunya pernah menderita cacat mental itu sekarang menjadi kepala sekolah smp kroto emas. (kepala bermakna pemimpin).
  • Kepala anak kecil itu besar sekali karena terkena penyakit hidrosepalus. (kepala berarti bagian tubuh manusia yang ada di atas).
  • Tiap kepala harus membayar upeti sekodi tiwul kepada ki joko cempreng. (kepala berarti individu).
  • Pak Sukatro membuat kepala surat untuk pengumuman di laptop eee pc yang baru dibelinya di mangga satu. (kepala berarti bagian dari surat).

Hipernim adalah kata-kata yang mewakili banyak kata lain. Kata hipernim dapat menjadi kata umum dari penyebutan kata-kata lainnya. Sedangkan hiponim adalah kata-kata yang terwakili artinya oleh kata hipernim. Umumnya kata-kata hipernim adalah suatu kategori dan hiponim merupakan anggota dari kata hipernim. Contoh :

  • Hipernim : Hantu. Hiponim : Pocong, kantong wewe, sundel bolong, kuntilanak, pastur buntung, tuyul, genderuwo, suster ngesot, dan lain-lain.
  • Hipernim : Ikan. Hiponim : Lumba-lumba, tenggiri, hiu, betok, mujaer, sepat, cere, gapih singapur, teri, sarden, pari, mas, nila, dan sebagainya.
  • Hipernim : Odol. Hiponim : Pepsodent, ciptadent, siwak f, kodomo, smile up, close up, maxam, formula, sensodyne, dll.
  • Hipernim : Kue. Hiponim : Bolu, apem, nastar nenas, biskuit, bika ambon, serabi, tete, cucur, lapis, bolu kukus, bronis, sus, dsb.

Sumber: organisasi.org

Tags: bahasa indonesia

Loading mentions Retweet
Filed under  //   bahasa Indonesia  

Comments [3]