In principio erat verbum

Pada awalnya adalah kata ...

Indah nian adagium bahasa Latin itu
Dengan tepat menggambarkan kekuatan sang kata
Yang dapat menjadi mula sekaligus akhir
Menjalin frasa, klausa, kalimat, hingga wacana

Namun, sulit sekali tampaknya bagi para munsyi
Untuk bermufakat tentang kodrat sang kata
Bahkan buku babon tata bahasaku pun
Tiada bernas mengurai adverbia dan konjungsi

*puisi curhat seadanya sembari naik taksi pulang*

Petikan dari Guyub Bahasa, 15 Mar

* paduk: tempat khusus bagi peserta balap, mobil atau kuda balap yang berada di dekat garis start sebagai tempat menunggu giliran dan tempat membenahi mobil atau kuda balapnya.

* lokap: bilik tempat tahanan (di lingkungan kantor polisi) yang mungkin berupa pengindonesian "lock up"; penjara kecil tempat penahanan sementara. Kata lokap ini lebih ekonomis daripada "tahanan Polda."

* langgas = keadaan tidak terikat kepada sesuatu atau kepada seseorang yang dapat kita pungut sebagai padanan "freelance," yang juga lebih ekonomis daripada pekerja lepas dan berbeda dengan buruh harian lepas.

* alik (berulang-alik) = pilang pergi; bolak-balik; mondar-mandir, yang dari bentuk dasarnya kita perkenalkan kata bentukan "pengalik" ("pengulang-alik" lebih panjang) sebagai padanan "commuter."

* nuansa: perbedaan yang sangat kecil mengenai makna, warna, dsb

* "Color" itu adalah warna yang ditangkap oleh pancaindera kita. "Color" yang sama bisa diutak-atik dengan mengutak-atik unsur penjelma "color" yaitu "hue," "chroma" dan "value."

* "Hue" adalah "color" yang ditimbulkan oleh frekuensi, sederhananya "nama 'color'" merah, hijau, kuning, dst.,

* "chroma" adalah tingkat kejenuhan "color" mulai dari kekelabuan hingga marak, dan

* "value" menunjukkan gelap-terangnya "color."

Mungkin "rona" bisa kita padankan dengan "hue" sehingga kita dapat menggunakan "rona" untuk "nuansa" yang selama ini saya kesan lebih banyak digunakan untuk yang searti dengan "berbau," "beraroma" untuk hal-hal di luar "perbauan" sehingga alih-alih "bernuansa magis" kita dapat menggunakan "berona magis."

Penyingkat URL dari Facebook dan Google

Dalam waktu yang hampir bersamaan, pada tanggal 14 Desember 2009, Facebook dan Google meluncurkan layanan penyingkat URL mereka, yaitu fb.me dan goo.gl. Selain untuk menghemat tempat, layanan penyingkat URL seperti bit.ly juga dapat berfungsi menyediakan analitika (analytics) seperti berapa jumlah kunjungan melalui suatu tautan, siapa saja yang membagi tautan, dll.

fb.me mulai diimplementasi pada versi seluler Facebook, m.facebook.com. Semua laman di bawah domain ini dapat diakses dengan menggunakan fb.me. Contohnya m.facebook.com/ivanlanin dapat ditulis dengan fb.me/ivanlanin. Selain itu, URL lain pun akan disingkat dengan suatu rangkaian enam karakter acak.

goo.gl digunakan oleh Google Toolbar dan Feedburner untuk menyingkat suatu URL sebelum dibagikan. Dalam pernyataan di blognya, Google tidak menampik bahwa ada kemungkinan layanan ini akan dibuka lebih luas di masa datang.

Kompilasi beberapa situs web berbahasa Indonesia yang bertopik resep masakan

Sekali lagi kearifan khalayak terbukti sangat menolong. Berikut adalah kompilasi dari respons teman-teman menjawab pertanyaan di twitter dan facebook tentang situs web atau blog berbahasa Indonesia yang memuat resep masakan:

  1. Resep Keluarga Nugraha
  2. Bank Resep Keluarga Jatmiko
  3. Natural Cooking Club
  4. Sendok Garpu
  5. Gizi dan Kuliner by Budi
  6. Warung Hamburg
  7. Keseharian - Resep Dapur Kami
  8. Dapur Mara
  9. Aneka Resep Masakan
  10. Kedai Hamburg (bahasa Inggris)

Semuanya tautan bisa diakses dan sekilas tampak cukup menarik. Mungkin lain kali akan diulas kualitas isi masing-masing situs.